MINGGU, 28 JULI 2024 | KELENDER GEREJAWI : MINGGU BIASA
TEMA : PILIHAN YANG TEPAT
LATAR BELAKANG
Kita bersyukur karena atas rahmat Tuhan, kita hari ini sampai di hari ke-210, minggu ke-4 sebagai minggu terakhir dalam bulan Juli dan minggu ke-30 dari tahun 2024. GKI kita telah rumuskan melalui Renstra GKI b
ahwa tahun 2024 adalah tahun “Pemberdayaan”, kini kita ada di triwulan III Juli-Agustus- September 2024, arah dan fokus pelayanan pemberdayaan itu adalah “Injil Yang Memberdayakan Keutuhan Ciptaan”. Aplikasi atas pemberdayaan didasarkan kepada Firman Tuhan untuk minggu ini, dari 1Samuel 16:1-23, penekanannya kepada Tuhan memilih hati bukan perawakan. Maka persiapkanlah hati kita sebagai suatu hati yang diperkenan Tuhan, sekaligus dipilih Tuhan untuk memasyurkan nama Tuhan melalui pelibatan kita dalam tugas dan pelayanan, yang kita kerjakan di tempat kerja kita masing-masing, demikian juga dalam merealisasikan pelaksanaan Renja triwulan ke-3 yang berlangsung dalam GKI khususnya di Jemaat, Klasis dan Sinode. Hal sa
tu ini, yakni pilihan adalah hal yang tidak bisa dipisahkan dari manusia, kita selalu mengambil keputusan dalam memilih sesuatu, misalnya pilih makan apa? Pakai apa? Kerja dimana dst, bahkan pilih pacar dengan siapa? Lalu mengapa pilih dia? Pasti ada alasan. Kita kadang memilih sesuatu karena apa yang kita lihat, menyenangkan dan kita sukai, sebab itu pilihan kita kadang bisa salah.
Ini seperti kasus dalam pembacaan ini, bahwa Samuel ketika di utus untuk mengurapi salah satu anak Isai, dia terpikat oleh penampilan mereka, dan ternyata itu bukan pilihan yang tepat. Hal yang sama yang jadi pertanyaan ialah Mengapa Saul digantikan? Hal ini terjadi karena dia tidak mendengar dan menaati perintah Tuhan yang disampaikan oleh Samuel kepadanya, hal ini membuat Tuhan murka (lih. 1 sam 15:1-34). Oleh sebab Tuhan memerintahkan Samuel untuk mengangkat seseorang
yang telah Tuhan tetapkan untuk menjadi Raja atas Israel. Artinya pengurapan itu terjadi bukan karena pilihan manusia atas diri Daud, tetapi itu pilihan dan ketetapan Tuhan.
PENJELASAN TEKS
Ayat 1-3, Perintah Tuhan dan ketakutan Samuel, Samuel diperintahkan untuk pergi mengurapi Daud menjadi raja, sebagaimana ayat 1, Tuhan bertanya berapa lama lagi Samuel berdukacita atau sedih oleh karena perbuatan Saul sebagaimana pasal 15 diatas. Untuk apa pikir susah Saul yang telah Dia (Tuhan) tolak sebagai raja. Artinya Tuhan sudah tidak merestui lagi saul menjadi raja, sebab itu Samuel segera menyiapkan alat untuk pengurapan, yakni tanduk dan minyak, kemudian Tuhan mengutus dia untuk pergi ke Isai, orang tua Daud orang Betlehem sebab salah satu anaknya telah Tuhan tetapkan untuk jadi raja. Tetapi problem bagi Samuel adalah dia takut dibunuh oleh Saul yang masih berkuasa itu. Tetapi Tuhan memberikan jalan keluar bagi dia untuk mengatasi ketakutan itu yakni dia membawa korban persembahan kepada Tuhan, tentu ini tidak mencurigakan Saul. Lalu ketika tiba dia mengundang Isai untuk hadir dalam ibadah korban itu dan dia menyampaikan apa yang harus dia perbuat kepada Isai dan saat itu juga dia mengurapi salah satu anak Isai yang disebutkan Tuhan kepadanya untuk menjadi raja.
Ayat 4-5, Samuel melakukan apa yang Tuhan perintahkan kepada dia, ketika dia tiba di Betlehem tua-tua bertanya apakah kedatangannya membawa selamat? Sikap gementar adalah sikap takut sekaligus rasa hormat, mereka berpikir apakah Samuel datang sebagai hakim untuk mengadili mereka (7:16). Samuel kemudian menjelaskan bahwa benar, dia datang untuk mempersembahkan korban kepada Tuhan, sebab itu mereka harus menguduskan diri, artinya mempersiapkan diri, atau membersihkan diri, pakaian mereka bnd Kel. 19:10,14,22, bukan hanya para tua-tua, tetapi Isai dan anak-anak mereka juga harus menguduskan diri dan kemudian hadir untuk mengikuti Upacara korban tersebut.
Ayat 6-10, proses pemilihan, ketika Samuel melihat Eliab anak Isai, Samuel berpikir bahwa Eliablah yang akan di pilih Tuhan, rupanya Samuel melihat perawakan alias, bodi, tubuh yang besar dan gagah, tetapi Tuhan berkata bahwa bukan Eliab yang Tuhan pilih, sebab itu jangan dia lihat bodynya, sebab manusia biasa apa yang didepan mata, tetapi Tuhan lihat hati. Dengan kata lain, jangan tertipu oleh penampilan, ketujuh anak laki-laki Isai semua lewat didepan Samuel, Samuel menolak untuk mengurapi mereka sebab itu tidak sesuai dengan kriteria Tuhan. Tuhan tidak memilih mereka.
Ayat 11-13, Samuel kemudian bertanya kepada Isai apakah tidak ada lagi anak laki-laki lainnya? Isai menjawab bahwa masih ada, anak yang bungsu, tetapi dia masih menggembalakan ternak domba, jawaban itu membuat Samuel meminta untuk Daud dijemput, sebab kalau tidak maka mereka tidak akan duduk makan, kemudian mereka menjemput Daud, dikatakan bahwa Daud itu kemerah- merahan matanya indah dan parasnya elok, Pada umumnya menunjuk pada rambut merah dan kulit putih bersih yang dianggap sebagai cantik di wilayah Israel Selatan, dimana rambut dan warna kulit pada umumnya gelap. Tetapi kata admoni “kemerah-merahan,” mungkin mengacu kepada keperkasaan sang pemuda. Daud dan Esau merupakan satu-satunya tokoh PL yang disebut dengan istilah ini. Daudlah yang dipilih Tuhan, kemudian Tuhan memerintah Samuel mengurapi Daud ditengah-tengah saudara-saudaranya, artinya disaksikan oleh keluar Isai. Sejak saat itu Roh Tuhan berkuasa atas hidup Daud, artinya hidupnya dipimpin oleh kuasa Tuhan.
Ayat 14-15, Roh Tuhan mundur dari saul, artinya kuasa Tuhan sudah lepas dari Saul, Saul kehilangan kuasa, dan hidupnya dalam depresi, Saul terseram kemuraman, Roh jahat dari Allah menunjukkan bahwa Allah mengizinkan Saul mengalami keadaan jiwa yang murung, suka curiga, yang mendekati gila. Bagi orang Ibrani, apapun yang menimpa, baik maupun jahat, langsung berasal dari Allah (Am.3:6).
Ayat 16-18, rupanya salah satu hamba dari saul menyarankan agar Saul memberikan perintah untuk kepada para hambanya untuk mencari seseorang yang pandai bermain kecapi, supaya apa bila roh jahat itu datang maka bunyi kecapi akan memberikan rasa aman bagi saul, itu artinya ada kekuatan dari Musik terhadap tekanan jiwa dan menenangkan emosi. Permintaan itu disetujui oleh saul dan memerintah untuk mencari seseorang yang pandai bermain kecapi. Salah satu hambanya memberitahukan bahwa dia melihat salah satu anak Isai yakni daud pandai bermain kecapi dan dia adalah seorang yang pahlawan yang gagah perkasa, prajurit yang pandai bicara, elok perwakananya dan TUHAN menyertai dia, artinya daud sempurna dengan talenta yang ada dan ditambah dengan penyertaan Tuhan bagi dirinya.
Ayat 19-20, Saul menyuruh orang suruhannya untuk memberitahukan kepada Isai agar Daud datang kepadanya, dan isai pun memberikan seekor keledai, anggur dan roti serta seekor kambing untuk diberikan kepada Saul. Jadi ini adalah hadiah tanda kehormatan.
Dalam ayat 21-23, menjelaskan bahwa permintaan itu diterima Isai, dan kemudian Daud menjadi pelayan Saul. Daud pribadi yang luar biasa sehingga Saul sayang kepadanya dan menjadikan dia pembawa senjata, orang kepercayaan saul. Dan saul meminta untuk daud tetap tinggal bersama dia, sebab Sual menyukainya, selain itu Daud mampu untuk mengatasi roh jahat yang hinggap pada Saul, ketika roh itu datang, Daud memainkan kecapi sehingga Saul merasa lega dan nyaman dan roh jahat itu jauh darinya.
PENERAPAN
Dalam kehidupan kita, terkadang kita tidak punya keberanian untuk melakukan sesuatu yang benar, berbicara yang benar, terhadap sesuatu yang kita lihat dan tahu bahwa itu salah. Lebih para lagi, kalau itu berhubungan dengan orang yang punya kuasa atau berkuasa. Seakan otak kita tidak bisa berkembang, sebab kita takut ancaman balik. Kita gagal karena kita memilih bersandar pada pikiran kita sendiri, tetapi ketika kita mencari pilihan yang tepat, yakni bersandar pada Tuhan, maka kita pasti akan diberi petunjuk, seperti Samuel yang kehilangan akal, tetapi Tuhan memberikan petunjuk, petunjuk itu digunakan untuk sesuatu yang baik. Banyak dari kita kalau untuk sebuah kejahatan, banyak akal, tetapi hal baik kehilangan akal, tetapi kita harus meletakan akal kita pada Tuhan, sehingga kita mendapat petunjuk, bimbingan dalam mengambil sebuah keputusan, keputusan apa saja, kadang dalam pemilihan, baik di dunia sekuler maupun dalam gereja, sering kita melihat orang Dari luarnya, misalnya kalau pilih panitia, sering kita lihat ada pejabat kah, tunjuk saja, dengan harapan dia punya kewenangan akan dipakai untuk menolong kita. Apa ini benar? Bisa benar kalau gunakan kalkulasi dunia, dimana meletakan harapan pada kekuatan manusia. Tetapi di mata Tuhan itu belum tentu benar, kita harus menilai orang bukan karena jabatan, pangkat, hebat, tetapi dari hati, kesetiaan dan ketaatan kepada Tuhan. Hal ini juga berlaku dalam kehidupan kita, bagi yang belum kawin atau nikah, perhatikan bahwa carilah calonmu bukan karena ada apanya, bukan sekedar ganteng, cantik, tetapi lihatlah pribadi dan cara hidupnya, sifat dan karakternya. Ketika karakter kita rusak, kita mengandalkan kekuatan kita, pangkat dan kedudukan, maka serasa, kuasa Tuhan itu tidak ada pada kita, kita hidup dalam kehampaan, hidup dalam kecurigaan seperti Saul, ketika dia tidak taat kepada Tuhan, maka kekuasaan itu diambil dari Tuhan, membuat dia mau gila saja, lalu bagaimana dengan kita? ketika kita diberi jabatan dan kekuasaan, ingatlah baik-baik, jangan lupa diri dan jangan takabur, sebab saatnya semua itu angkat di ambil dan kita stres kehilangan gairah dan harapan hidup. Dalam hidup kita, kita lupa bahwa Penampilan itu bisa menipu kita, ketika kita memilih orang yang tepat, maka orang itu bisa dipakai Tuhan untuk menopang dan menolong kita. perhatikan, ketika Daud terpilih, dia dipilih Tuhan juga untuk menolong Saul dari penyakit emosi, iri hati, hati jahat, dsbnya, dengan kemampuan main music, saul dapat di tolong, perhatikan, bahwa pilihan yang tepat adalah pilihan yang membawa berkat bagi banyak orang, termasuk yang tidak menyukai dan membenci kita sekalipun. Amin
PEMBACAAN ALKITAB : 1 SAMUEL 16:1-23
1 Samuel 16:1-23
Konteks
Daud diurapi menjadi raja
16:1 Berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: “Berapa lama lagi engkau berdukacita w karena Saul? Bukankah ia telah Kutolak x sebagai raja atas Israel? Isilah tabung tandukmu dengan minyak y dan pergilah. Aku mengutus engkau kepada Isai, z orang Betlehem itu, sebab di antara anak-anaknya telah Kupilih a seorang raja bagi-Ku.” 16:2 Tetapi Samuel berkata: “Bagaimana mungkin aku pergi? Jika Saul mendengarnya, ia akan membunuh aku.” Firman TUHAN: “Bawalah seekor lembu muda dan katakan: Aku datang untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN. 16:3 Kemudian undanglah Isai ke upacara pengorbanan itu, lalu Aku akan memberitahukan b kepadamu apa yang harus kauperbuat. Urapilah c bagi-Ku orang yang akan Kusebut kepadamu.” 16:4 Samuel berbuat seperti yang difirmankan TUHAN dan tibalah ia di kota Betlehem. d Para tua-tua di kota itu datang mendapatkannya dengan gemetar e dan berkata: “Adakah kedatanganmu ini membawa selamat? f ” 16:5 Jawabnya: “Ya, benar! Aku datang untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN. Kuduskanlah g dirimu, dan datanglah dengan daku ke upacara pengorbanan ini.” Kemudian ia menguduskan Isai dan anak-anaknya yang laki-laki dan mengundang mereka ke upacara pengorbanan itu. 16:6 Ketika mereka itu masuk dan Samuel melihat Eliab, h lalu pikirnya: “Sungguh, di hadapan TUHAN sekarang berdiri yang diurapi-Nya.” 16:7 Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: “Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, i tetapi TUHAN melihat hati. j ” 16:8 Lalu Isai memanggil Abinadab k dan menyuruhnya lewat di depan Samuel, tetapi Samuel berkata: “Orang inipun tidak dipilih TUHAN.” 16:9 Kemudian Isai menyuruh Syama l lewat, tetapi Samuel berkata: “Orang inipun tidak dipilih TUHAN.” 16:10 Demikianlah Isai menyuruh ketujuh anaknya lewat di depan Samuel, tetapi Samuel berkata kepada Isai: “Semuanya ini tidak dipilih TUHAN.” 16:11 Lalu Samuel berkata kepada Isai: “Inikah anakmu semuanya? m ” Jawabnya: “Masih tinggal yang bungsu, tetapi sedang menggembalakan kambing domba. n ” Kata Samuel kepada Isai: “Suruhlah memanggil dia, sebab kita tidak akan duduk makan, sebelum ia datang ke mari.” 16:12 Kemudian disuruhnyalah o menjemput dia. Ia kemerah-merahan, matanya indah dan parasnya elok. p Lalu TUHAN berfirman: “Bangkitlah, urapilah dia 1 , sebab inilah dia.” 16:13 Samuel mengambil tabung tanduk yang berisi minyak itu dan mengurapi q Daud di tengah-tengah saudara-saudaranya. Sejak hari itu dan seterusnya berkuasalah r Roh TUHAN s atas Daud. Lalu berangkatlah Samuel menuju Rama.
Daud di istana Saul
16:14 Tetapi Roh TUHAN telah mundur t dari pada Saul 2 , dan sekarang ia diganggu u oleh roh jahat v yang dari pada TUHAN. 16:15 Lalu berkatalah hamba-hamba Saul kepadanya: “Ketahuilah, roh jahat yang dari pada Allah mengganggu engkau; 16:16 baiklah tuanku menitahkan hamba-hambamu yang di depanmu ini mencari seorang yang pandai main kecapi. w Apabila roh jahat yang dari pada Allah itu hinggap padamu, haruslah ia main kecapi, maka engkau merasa nyaman.” 16:17 Berkatalah Saul kepada hamba-hambanya itu: “Carilah bagiku seorang yang dapat main kecapi dengan baik, dan bawalah dia kepadaku.” 16:18 Lalu jawab salah seorang hamba itu, katanya: “Sesungguhnya, aku telah melihat salah seorang anak laki-laki Isai, x orang Betlehem itu, yang pandai main kecapi. Ia seorang pahlawan yang gagah perkasa, seorang prajurit, y yang pandai bicara, elok perawakannya; dan TUHAN menyertai z dia.” 16:19 Kemudian Saul mengirim suruhan kepada Isai dengan pesan: “Suruhlah kepadaku anakmu Daud, yang ada pada kambing domba itu. a ” 16:20 Lalu Isai mengambil seekor keledai yang dimuati roti, b sekirbat anggur dan seekor anak kambing, maka dikirimkannyalah itu kepada Saul dengan perantaraan Daud, anaknya. 16:21 Demikianlah Daud sampai kepada Saul dan menjadi pelayannya. c Saul sangat mengasihinya, dan ia menjadi pembawa senjatanya. 16:22 Sebab itu Saul menyuruh orang kepada Isai mengatakan: “Biarkanlah Daud tetap menjadi pelayanku, sebab aku suka kepadanya.” 16:23 Dan setiap kali apabila roh yang dari pada Allah itu hinggap pada Saul, maka Daud mengambil kecapi dan memainkannya; Saul merasa lega dan nyaman, dan roh yang jahat d itu undur dari padanya 3 .

